Saturday, 11 March 2017

Pengukuran dan ALat Ukur


                      
Mengukur adalah membandingkan suatu besaran dengan besaran yang lain (sejenis) yang dgunakan sebagai patokan (standar). Untuk mengukur besaran Fisika kita memelukan suatu alat ukur. Berikut ini adalah contoh alat ukur untuk besaran panjang, massa, waktu, suhu, dan alat ukur listrik.
1.  Alat Ukur panjang          
     Untuk mengkur besaran panjang digunakan alat ukur seperti: penggaris, jangka sorong, dan mikrometer skrup.
   
         b.   Jangka Sorong
         Sudah tahukah kalian dengan jangka sorong? Jangka sorong banyak digunakan dalam dunia mesin. Jika kalian menanyakan pada teknisi sepeda motor atau mobil maka dia akan langsungmenunjukkannya. Perhatikan Gambar di bawah. Alat pada gambar itulah yang dinamakan jangka sorong. Jika kalian cermati maka jangka sorong tersebut memiliki dua bagian. Pertama, rahang tetapyang memuat skala utama. Kedua, rahang sorong (geser)yang memuat skala nonius.

Skala nonius merupakan skala yang menentukan ketelitian pengukuran. Skala ini dirancang dengan pan-jang 19 mm tetapi tetap 20 skala. Sehingga setiap skala nonius akan mengalami pengecilansebesar (20-19) : 20 = 0,05 mm. Perhatikan perbandingan skala tersebut pada Gambar berikut.

Hasil pengukuran dengan jangka sorong akan memuat angka pasti dari skala utama dan angka taksiran dari skala nonius yang segaris dengan skala utama. Penjumlahan dari keduannya merupakan angka penting. Hasil pengukuran itu dapat dituliskan dengan persamaan sebagai berikut.


      c.   Mikrometer skrup


Coba kalian perhatikan Gambar di atas! Alat yang terlihat pada gambar itulah yang dinamakan mikrometer sekrup. Mirip dengan jangka sorong, mikrometer juga memiliki dua bagian. Pertama, rahang tetapmemuat skala utama. Kedua, rahang putar, memuat skala nonius.
Mikrometer ini dapat digunakan untuk mengukur ketebalan benda-benda yang tipis seperti kertas dan rambut. Hal ini sesuai dengan sifat mikrometer yang memiliki ketelitian lebih besar dari jangka sorong. Mikrometer memiliki ketelitian hingga 0,01 mm. Ketelitian ini dirancang dari rahang putar yang memuat 50 skala.
Hasil pengukurannya juga memiliki angka pasti dan angka taksiran seperti jangka sorong. Rumusnya sebagai berikut.

 2.   Alat Ukur Waktu 
                       

            Untuk mengukur besaran waktu, kita dapat menggunakan alat ukur seperti
jam tangan, jam dinding dan stopwatch.





3.  Alat Ukur Massa

      Untuk mengukur besaran massa, kita dapat menggunakan timbangan atau neraca. Beberapa neraca (timbangan) yang seringkali digunakan untuk mengukur massa diantarnya : neraca pikulan, neraca pegas, neraca O-hauss dan neraca digital.


 


4.   Alat ukur listrik
     

     Alat untuk mengukur besarnya arus listrik digunakan ampermeter, untuk mengukur tegangan listrik digunakan voltmeter,dan untuk mengukur hambatan listrik digunakan ohmmeter. Alat ukur listrik yang dapat digunakan untuk mengukur ketiga besaran disebut Ampermeter atau multimeter. Misal pada gambar diatas hasil pengukuran kuat arus listrik adalah: I = penunjukan jarum/skala maks x batas ukur = 4/5 x 50 mA = 40 mA


5.   Alat Ukur Suhu
Alat ukur untuk suhu suatu benda disebut termometer. Ada beberapa jenis termometer seperti: Celcius, Fahrenheit, Reamur dan Kelvin.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment